Mengenal Klasifikasi Pada Investasi Saham, Anda Wajib Baca!

Mengenal Klasifikasi Pada Investasi Saham, Anda Wajib Baca!

Secara umum, saham adalah bukti kepemilikan individu atau badan usaha pada sebuah perusahaan terbuka. Proses transaksi saham ini tidak sembarangan, namun harus melalui bursa efek. Anda mungkin mengenal investasi saham berdasarkan perusahaan-perusahaan yang populer. Padahal, saham sebenarnya diklasifikasikan berdasarkan beberapa hal. Simak artikel ini untuk penjelasan selengkapnya!

Klasifikasi Investasi Saham Berdasarkan Kapitalisasi Pasar

Berdasarkan kapitalisasi pasar atau market cap, saham dibedakan menjadi tiga jenis yaitu:

1. Saham Lapis Satu atau Big Cap/Blue Chips

Saham lapis satu atau big cap/blue chips memiliki kapitalisasi pasar yang sangat besar, di atas Rp10 Triliun. Kelebihannya yaitu harga cenderung stabil, kinerja keuangan baik, dan penggerak IHSG dan LQ45.

2. Saham Lapis Kedua atau Medium Cap/Second Liner

Berada di bawah big cap/blue chips dengan nilai kapitalisasi pasar antara Rp500 Miliar sampai dengan Rp10 Triliun. Harga saham ini cenderung fluktuatif dan pergerakannya beragam. Namun, kinerja keuangannya baik dan sebagian masuk ke LQ45.

3. Saham Lapis Ketiga atau Small Cap/Third Liner

Terakhir, saham dengan nilai kapitalisasi pasar di bawah Rp500 Miliar. Kelebihan saham lapis ketiga yaitu harganya relatif kecil. Meskipun begitu fluktuasi dan volatilitasnya tinggi serta cenderung lebih tinggi risiko.

Klasifikasi Saham di Bursa Efek Indonesia

Selain berdasarkan kapitalisasi pasar, klasifikasi investasi saham juga berdasarkan BEI atau Bursa Efek Indonesia. Berikut ini pembagian sektor yang ada di BI:

1. Sektor Energi

Sektor energi mencakup perusahaan yang menjual produk atau jasa berhubungan dengan energi tidak terbarukan. Contohnya batu bara, minyak bumi, gas alam, dan lain-lain.

2. Sektor Perindustrian

Sektor perindustrian mencakup jasa dan produk yang dikonsumsi industri. Contohnya produk kelistrikan, bangunan, mesin, konsumsi primer, dan supplier.

3. Sektor Bahan Baku

Sesuai dengan namanya, sektor ini menyediakan bahan baku untuk perusahaan. Contohnya wadah dan kemasan, produk kayu dan kertas, dan barang konstruksi.

4. Sektor Konsumsi Non-Primer

Sektor ini adalah sektor konsumsi namun sifatnya bukan primer. Contohnya barang hobi, barang rumah tangga tahan lama, dan mobil penumpang.

5. Sektor Konsumsi

Berkebalikan dengan sebelumnya, sektor konsumsi adalah kebutuhan primer. Contohnya perusahaan ritel makanan, supermarket, produsen minuman dan makanan, produk pertanian, serta kebutuhan rumah tangga.

6. Sektor Kesehatan

Perusahaan yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan. Contohnya perusahaan farmasi, penyedia jasa kesehatan, dan produsen perlengkapan kesehatan.

7. Sektor Properti dan Real Estate

Sektor ini berhubungan dengan pengembang properti dan real estate. Selain itu, perusahaan penyedia jasa penunjang properti dan real estate juga masuk di dalamnya.

8. Sektor Keuangan

Sektor keuangan adalah perusahaan yang menyediakan layanan keuangan. Contohnya adalah bank, modal ventura, dan juga asuransi.

9. Sektor Teknologi

Sekarang teknologi sedang berkembang sehingga banyak bermunculan perusahaan di sektor teknologi. Beberapa contohnya penyedia jasa dan konsultan TI, produsen perangkat jaringan, dan produsen semikonduktor.

10. Sektor Transportasi

Terakhir, sektor transportasi yang mencakup perusahaan yang bergerak di bidang aktivitas perpindahan dan pengangkutan. Contohnya penyedia transportasi dan perusahaan jasa logistik serta penyedia jasa pengantaran.

Sudah paham bagaimana klasifikasi investasi saham? Apapun saham yang akhirnya Anda pilih, pastikan melakukan investasi di tempat yang tepat. MOST by Mandiri Sekuritas adalah aplikasi yang bisa digunakan untuk jual beli saham dengan mudah.

Jangan ragu dengan aplikasinya karena merupakan bagian dari Bank Mandiri. Jadi, MOST by Mandiri Sekuritas jelas aman dan terpercaya. Beberapa keuntungan menggunakan aplikasi ini untuk saham yaitu ada riset dan rekomendasi, jenis layanan transaksi yang fleksibel, kelas investasi gratis, dan masih banyak yang lainnya. Download aplikasi MOST by Mandiri Sekuritas sekarang juga di Play Store dan App Store.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *